Pages

Showing posts with label my day. Show all posts
Showing posts with label my day. Show all posts

Friday, 19 February 2016

mencoba bergairah (lagi)



Glunthang glunthung nggak jelas. keliling ke kamar-kamar yang ada di rumah. Mencoba mencari kasur yang paling pas untuk ditidurin kepala ini. Nemu. Di kamar bawah. Tapi ya gitu. Nggak ada kesan. Datar. tidur pun juga. Mimpi masih hitam semuanya. 

Hal ini kemudian terus berlanjut malam harinya. Pegang hape. Buka-buka sosmed, cek status temen, stalking gebetan. 

"Oh dia sekarang sama ini toh ?" Atau 
"mojok.co udah ada tulisan yang baru"Nyinyir siapa lagi ? 

Oalah pak beye.. Kenapa lagi si doi ? hmm... lagi sibuk Pembelaan diri ya karena merasa eranya dulu di salah-salahin oleh pemerintahan sekarang ?  Oalah pak, sekarepmu... Mantan kok ya dipikirin, yang sini punya aja belum. Eh. 

Sedikit sumringah kemudian diri saya menertawai sang mantan, namun akhirnya kembali lagi. Datar. hmm Ngapain ya?

Lagi enak-enaknya sibuk mikirin mau ngapain malam ini, elah dalah kok tiba-tiba muncul sebuah bunyi centang-centing bbm dari temen saya. ada apa gerangan ? kenapa tiba-tiba ? Ganggu "kesibukan" saya aja. saya buka kemudian pesan tersebut, Isinya...

"nganggur rez ? Ayok ngopi".


Awalnya saya malas. Bukannya apa. Ngajaknya aja jam setengah 9 malam. jam malam bray! eh bukan.. maksudnya, Ini udah waktu nya saya lagi khidmat-khidmatnya main game shadow fight 2. Game yang isinya pukul-pukuli bayangan musuh. Bisa dibayangkan serunya ketika darah character kita tinggal dikit terus bisa comeback mukul habis lawan dengan pukulan combo sampai 7x. Dunia binatang pun saya panggil guna mengekspresikan kegembiraan saya. Ya lalu kemudian dengan takzim saya nyebut sih. Tapi itu memorable dan bikin hati naik moodnya. Dengan malas kemudian saya balas,

"saiki ? Nggak kebengen ta ? Nangdi ?"

Lalu ia membalas 

"nggak, iki nata karo krisna oyi. Nata sek futsal, krisna sek nak koncoe. Yo paling jam 10an lah"

Membaca isi pesan bbm itu semakin saya biarkan saja. Dalam hati, iki wes bengi rek. Wes males arep metu. Lalu saya balas bbm nya..

"gampang wes, ndelok engkok"
.
Saya tinggalkan bbm temen saya, si putra itu, lalu kemudian nerusin ngegamenya. Meneruskan perjuangan si shadow, nama karakter dari game saya, untuk melawan tirani bernama shogun dari kekaisaran jepang. Hal ini menurut saya lebih mulia daripada mengikuti kopi-kopian tak jelas juntrungannya.

Pukul 22.15 kemudian ada pesan BBM masuk lagi. 

"Ayoo rez, nang pujasera sumbersari. Saiki. Aku otewe. Tak enteni kunu"

Hmm.. dengan menimang-nimang waktu yang ada serta kesuntukan saya karena nggak bisa ngalahin bos besar shogun, saya balas kemudian. 

"Okee, ketemu kunu yoh".

Singkat kemudian saya ganti baju, pakai jaket, nyetater sepeda dan kemudian pamit kepada om-om kos pemilik rumah.

Berangkatlah kemudian saya ke tempat perjanjian ngopi kami. Santai. Menikmati jember malam hari yang masih sedikit ramai. Bulan sudah mulai keliatan meskipun tak sempurna. Ia malu-malu mau untuk muncul. Sekali-kali sinarnya ditutupi oleh awan hitam. Pertokoan di jember pun sudah mulai gelap. Hanya menyisakan lampu-lampu jalan dan neonbox yang menyala dari toko mereka. Saya hirup udara segar dan dingin ini dalam kecepatan 40-50km/jam. Sembari memutar-mutar kembali ingatan saya. Saya selalu suka akan momen ini. Ketika sebagian orang sudah mulai terlelap dalam tidurnya dan menyiapkan diri untuk bangun esok pagi. Saat semua pikiran telah diistirahatkan dalam dengkuran nafas-nafas teratur dan berirama. Otak saya mulai bekerja kembali untuk mereview apa yang sudah saya lakukan dalam hidup ini. Apa kesalahan-kesalahan saya. Dan bagaimana caranya agar menyelesaikannya. Begitu pelan, nikmat, dan santai.

Hal tersebut berlangsung cukup lama. sampai di suatu masa, tiba-tiba kenikmatan itu berhenti dengan terpaksa ketika saya sampai di jembatan gladak kembar, sumbersari. Ada suatu hal yang membuat saya merasakan bahwa hari ini adalah hari yang mampu menggairahkan hari saya. mampu memberantas tuntas rasa bosan dan ndak jelas yang saya rasakan hari itu. Untuk kemudian nantinya dapat saya kenang untuk dingat-ingat,entah dengan mood yang bagaimana.  

Jadi begini, Awalnya motor jupiter saya melaju agak kencang di jembatan itu untuk kemudian saya ambil ancang-ancang belok ke kiri guna mencapai tujuan. Posisi motor ketika itu berada dibelakang mobil, kalo ndak salah terrios warna hitam  juga mengambil arah yang sama dengan saya. Merasa tak ada hambatan, saya ikuti saja mobil itu dari belakang. Lalu kemudian, ketika motor telah mencapai tengah-tengah antar persimpangan jalan menuju sumbersari dan ke kiri nya lagi menuju jalan sumatra, munculah sepeda motor berjenis  matic di depan saya. Refleks, tangan saya menginjak rem depan dan kaki menginjak rem belakang. Tak lupa pula bel speda saya bunyikan, 

"TIIIIIIIIIIIIIIINN"

tak puas dengan itu saya berteriak, 

"WOIIII"

Si doi...bukan, bukan sang mantan presiden itu, tak dinyana juga membalas teriakan saya dengan kata yang sama, 

"WOIII", ujar mereka dengan intonasi yang agak rendah dari saya.

Mendengar hal itu, makin beringsut marah pula hati saya. Kenikmatan saya yang telah berjalan cukup lama diatas motor harus diganggu dengan kejadian nggak penting yang sialnya membahayakan diri. Saya juga berpikir, orang ini tahu peraturan lalu lintas di jember nggak sih ?

Sudah tahu kalau kendaraan yang datang dari arah pakusari/smasa jember jika ingin masuk ke jalan sumatra, maka ia harus memutar dahulu dengan mengikuti jalan menuju pakem. Lalu disana  ia bisa berputar balik ke arah jembatan gladak kembar. Nah baru kemudian si pengendara boleh melanjutkan perjalanannya ke jalan sumatra. Makin dongkol pula saya ketika melihat supir matic cecunguk ini nggak pakai helm. Bukannya apa. Jika ia terjatuh dan kepalanya membentur jalan emang siapa yang mau tanggung jawab ? Pak beye yang terhormat ? Nggak mungkin lah. Jalanan sepi. Itu juga mungkin pak beye juga udah tidur kalo emang mereka kerabat dekat beliau.

Semua kesimpulan dan prasangka seperti diatas dengan cepat terkumpul di otak saya yang lalu kemudian membuat mulut semakin tak terkontrol. Ada semacam setan yang tak terlihat yang kemudian merasuki saya. Mengendalikan otak,mulut serta tangan saya. sang mulut sibuk Mengumpulkan huruf-huruf yang pas untuk dilontarkan dalam 1 kata yang efektif dan efisien guna menghasilkan dampak yang signifikan dan juga... mematikan. Mungkin uji realibilitas dan normalitas menemukan padu padan nya saat ini. Hal yang kemudian menjadi momok temen-temen skripsi saya ketika melakukan penelitian dengan pendekatan kuantitatif. 

Oke.
Saya ngelantur.

Kembali kemudian, ketika kata-kata itu sudah siap untuk dilontarkan, dengan refleks yang baik macam gianluigi buffon, tangan saya membuka kiranya setengah dari kaca gelap helm saya. Lalu kemudian..

"GOBLOOOOOOOOOKKKK"

bahagia. Indah. Lega. Tak terkira rasanya ketika sebuah kata sakti itu terlontarkan. Seperti kamu, iya para jomblo-jomblo disana yang udah lama sekali pedekate dan nembak terus diterima. Ya seperti itu rasanya. Meskipun saya belum pernah. Tolong kapan-kapan saya dikursus ya. Jangan mahal-mahal. Temen sendiri kok perhitungan. Dosa.

ketika rasa jumawa, dan lega masih saya nikmati, sepersekian detik kemudian rasa bahagia itu tiba-tiba berubah menjadi sebuah teror yang tak pernah saya bayangkan sebelumnya. Si supir matic cecunguk itu secara refleks kemudian mengubah arah motornya dari arah jalan sumatra menuju ke arah pakusari. sepertinya setan yang tadi merasuki diri saya telah memutuskan berpindah tuan. Ya benar. si supir  cecunguk beserta temannya telah merubah arah tujuannya. Berganti target operasi, dan itu adalah..... SAYA !!. 

saya sedih. begitu cepat perasaan ini berpindah. saya merasa diselingkuhi... oleh si setan. 

Motor saya yang sebelumnya berada pada kecepatan 30km/jam mendadak berakselarasi menuju 60-70km/jam dengan cepat. Rasa teror mengalahkan akal sehat saya akan bahaya yang mungkin terjadi seandainya ada kendaraan lain di depan. Dengan modal start lebih awal saya pacu si Jupiter. Melesat. Seperti tag nya yang terkenal itu "semakin jauh di depan"

Namun ketika saya sudah merasa jauh di depan mereka, tak disangka lampu merah depan kantor RRI menyala. Hmmm mati ae wes!!. merasa tak punya pilihan, Usaha terakhir saya lakukan yakni memposisikan motor sedepan mungkin. Jaga-jaga ketika lampu berganti hijau saya bisa berakselarasi secepat kilat.

Sambil menunggu lampu berganti, dengan tak sabar saya mengawasi kaca spion. Kalau-kalau ada hantaman atau apa saya bisa siap. tak lupa, dengan cepat saya men-setting persneling motor di gigi 1. Tangan sudah mbukak gas setengah. saya siap meluncur apabila keadaan mendesak dan memaksa. peduli setan dengan lampu yang masih merah. 

persiapan selesai. 
dan kemudian... Yang ditunggu dan dirindu akhirnya datang juga. 

Dengan muka celingak-celinguk, ia mengawasi sekitar untuk mencari keberadaan saya. Sambil berceloteh dengan kawannya, ia mengedarkan pandangan. Saya yang grogi-grogi disko gitu sudah siap melepas gas yang saya tahan.  Lalu kemudian, dua cecunguk ini berhenti tepat sekitar satu meter di sebelah kiri saya. Pas !!. 

hawa menjadi dingin tiba-tiba. 

dalam diam diatas motor saya berpikir. Kalau saja mereka memegang tangan saya atau paling buruk memukul, paling-paling saya akan menghardik lalu kemudian skenario diatas saya jalankan. Meluncur dengan kecepatan penuh. akan saya pecahkan langsung rekor kecepatan akselarasi lambhorgini yang mampu mencapai 100 meter dalam 3.7 detik. saya haqul yakin

Diluar dugaan, ternyata mereka tak sadar dengan keberadaan saya. ditambah lagi, Dengan celotehan jawa yang khas mereka berkata,

"Pokok lek ketemu gasaki ae wes, sikaat"

Saya yang mendengar kata-kata itu dengan jelas, diam saja. Bukannya takut untuk bertarung. Tapi saya lagi males untuk ribut dengan orang lain. sudah malam. Tangan saya nggak mood untuk pukul orang. 
HAA? apa ?!! kamu kira saya takut apa!! Gini-gini saya pernah ikut karate dahulu. Naik sabuk pula. Dengan pujian. IPK eh nilai kumite dan kata saya paling bagus saat itu. Jadi siapa takut !! Ayo majuu !!


Ya lalu kemudian kalian tahu kalau paragraf barusan adalah sebuah kesia-siaan yang anda baca dan saya lagi berandai-andai. Selamat ! Tapi, yang sabuk itu beneran kok. Sumpah.


Kembali ke cerita, kemudian dua cecunguk tadi setelah berkata seperti itu lalu mengarahkan motornya belok kiri menuju arah gunung batu. Bertepatan dengan itu, lampu merah berganti dengan hijau. Dengan akselerasi penuh saya menggeber motor. Sambil kemudian menoleh ke arah kiri berharap-harap cemas mereka tiba-tiba menyadari saya dan kemudian balik arah guna mengejar.

Demi menghilangkan resiko dikejar, saya akhirnya mengambil keputusan instan dan alhamdulillah matang guna banting masuk ke Jalan Doho. Pikiran saya, gapapalah telat sedikit daripada keburu sampai  yang ternyata nanti malah benjut karena ketahuan. Dengan gaya berpikir ala-ala Arsene Lupin saat dikejar Sherlock Holmes, saya memutuskan menggunakan metode melarikan diri yang sempurna.

setelah masuk ke Jalan Doho saya menggeber motor. Dengan kecepatan lumayan, saya geber motor memutari perumahan bukit permai. tak lupa pula saya matikan lampu depan sementara guna mengejar misi menghilangkan jejak ini berakhir dengan status completely finished. Sambil menoleh spion saya memastikan mereka tak membuntuti. Perjalanan memutar yang singkat namun penuh adrenalin tinggi ini kemudian saya akhiri dengan berhenti di lampu merah bukit permai. Celingak-celinguk arah kanan kiri serta tak luput arah berlawanan dilakukan guna memastikan tak ada sergapan tiba-tiba yang berpotensi mengagalkan misi mulia ini. 

aman.

Tak sampai 30 detik, saya kemudian menggeber laju motor ke arah kanan menuju tujuan semula. Jantung kemudian berdetak lebih pelan dan adrenalin mulai berkurang. setibanya ditempat, dengan langkah pelan dan penuh takzim, saya menghampiri teman saya. Seperti yang diduga sebelumnya, saya terlambat. Lalu kemudian banjir racauan dan hujatan muncul dari mulut mereka. pertanyaan sejenis kok suwi-kok suwi-lambat-siput menghiasi telinga saya. 

dalam hati saya berkata, hei kalian, tak tahu ya teman mu ini tadi menyabung nyawa guna menghadiri jamuan ngopi dari kalian. mbok ya dihibur gitu. gumam saya. 

ealaah.. harapan pun tinggal harapan. begitu saya bercerita panjang lebar, mereka malah menertawai saya. sudah gitu berlagak kalau mereka jadi saya, mereka akan turun tangan dan melawan balik. uhh... mulia sekali.  



----


terimakasih sudah baca cerita saya. saya akui saya sedang mencoba meniru gaya kepenulisan para penulis mojok.co. tapi cerita itu beneran kok. hehehe. thanks anyway :)



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Wednesday, 11 November 2015

ngobrol pagi yang maha Asyik







Selamat pagi. Hmm, yang paling enak apa saat kita baru bangun dari lelapnya tidur ? wih beragam. Sholat bagi yang beragama muslim, olahraga bagi yang perutnya berlemak. Ada yang melakukan ritus maha-asyik yakni bercengkrama dengan toilet. Dan yang terakhir dan tampaknya jadi hal wajib yang tak dapat ditinggalken, scrolling hape. Cek ina inu. Ting.. ting… tingtong. Bbm, Line, watsap dan aplikasi chatting sak bajaklaut-eh kerat- lainnya di cek satu-satu. Ada yang meneruskan chating temennya yang tak sempat terbalas karena tertidur, ada yang liat poto-poto my trip-my trip-an temennya ke suatu tempat. Uasyik. Bebas. merdeka !! sak penak mu. Juga sak penak saya. gluntang gluntung nggak jelas di kasur. Ke kanan, ke kiri. Kalau istilah anak hitz jaman sekarang, Mager namanya.  Tapi sak-penak-an nya saya saat scrolling Line. Ada yang ngganjel dikit di mata, iya bukan karena kelilipan, tapi postingan temen maya line saya yang cukup sayang dilewatkan. Kalau kata iklan nya le minerale, kayak ada manis-manisnya gitu. Mungkin yang ngeshare juga ada manis-manisnya juga saya ndak tau. Tapi daripada postingan ini terkesan menjurus nggak jelas maka saya perkenalkan temen baru saya itu. Ia, sebut saja namanya mbak sovi, seorang mahasiswi yang dilihat dari postingannya berasal dari fakultas kedokteran sebuah univ besar di jember. Tapi ndak juga sih, lha wong ia juga posting mengenai makanan yang menurut saya baru di jember, pizza goreng. Hmm yummy. Ntah seperti apa rasanya, tapi nanti bolehlah saya ditraktir :p. lha trus yang bener ia yang mana ? ya cobak yang Tanya gitu langsung aja kenalan. hehe

Mbak sovi ini dalam akun line nya menge-share mengenai sebuah paham yang bernama feminism. Sebuah paham yang berkembang pesat sebagai akibat adanya dogmatik gereja tahun 1600-an. Zaman saat itu juga di kenal sebagai zaman kegelapan oleh orang-orang eropa. Gereja saat itu menganggap perempuan sebagai makhluk kelas dua yang menjadi penyebab timbulnya dosa-dosa besar pada dunia. Ibu dari segala dosa. Jadi, perempuan saat itu dianggap “kotor”. Maka para agamawan gereja saat itu mengeluarkan semacam aturan yang melarang seorang laki-laki untuk menikah. Karena dianggap hal tersebut akan ngerusak kesucian nya sebagai seorang manusia.  bahkan Thomas Aquinas dalam bukunya Summa theologia antara tahun 1266 dan 1272 juga sepakat dengan aristoteles bahwa perempuan adalah laki-laki yang cacat (defect male). menuju abad pencerahan yakni abad 17, muncullah beberapa tokoh-tokoh perempuan yang menentang hal ini dan  menuntut adanya kesetaraan dengan laki-laki. Susan B. Anthony dan Elizabeth cady staton adalah tokohnya. Lalu muncullah gerakan feminis liberal. Dan... bla.. blaa blaaa… cerita selanjutnya bisa dicari sendiri di mbah segala mbah yang ada di dunia. saya ndak mau njelasin. nanti dikira saya menggurui. padahal kuliah masih aja titip absen. jadi mbalek lagi, Singkatnya  inilah cikal bakal adanya feminism yang berkembang di eropa.

Hmm saya yang polos dan ndak tau apa-apa tentang ini jadi gatal untuk nggak bertanya. macam anak kecil yang ndak bisa diam. saya baca ulang lebih teliti postingan mbak sovi.  Dan ternyata, feminism ini ada hubungan nya dengan budaya patriaki gitu di masyrakat. Lelaki yang memegang kendali utama kepemimpinan, mendominasi semua jabatan dan aspek yang lebih tinggi dari kaum lainnya. Dan di Indonesia, kebanyakan adat-adat seperti jawa, bali dan lainnya memegang erat budaya itu. kok bisa yaa ?  Nah disini mbak sovi dengan senyum-senyum manisnya mau menjawab pertanyaan cengil dan kok bisa-kok bisa dari saya. Jadi daripada saya jelasin satu persatu gimana jawaban nya, enak share aja screenshoot saya dan dia. Yak cekibrott.. (klik gambar biar gede)


SS 1

SS 2

SS 3

ada sedikit bribik-bribik saya disana, ehehe. lanjutkan...


SS 4

SS 5

SS 6

SS 7 

SS 8

SS 9

SS 10

SS 11

udah cukup. saya mau mandi. mau kuliah, kalau masih penasaran saya kasih bonus id Line nya, hehehe

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Tuesday, 28 May 2013

Monolog Pagi Hari





Pagi ini adalah jadwal saya untuk mengantarkan adik saya sekolah. Selalu untuk hari selasa saya yang bertugas untuk mengantarnya. Ayah memang selalu memasrahkan tugas ini untuk hari selasa karena pada malam sebelumnya ia bermain bulutangkis. Jadi beliau membutuhkan recovery yang cukup agar badannya kembali fit. Okelah menurut saya. Memang untuk orang yang sudah cukup tua olahraga memang penting, tetapi recovery dan istirahat yang cukup lebih penting agar hidup tetap sehat.

Setiap saya mengemudikan motor pada pagi hari (kebanyakan untuk mengantar adik saya), saya selalu mengingat-ingat segala macam memori di dalam otak saya. Memang kerja otak yang paling baik itu adalah pada pagi hari. Hal ini sering saya rasakan. Meskipun saya fokus untuk mengemudikan JupiterZ saya, tapi itu tidak semuanya saya fokus. Beberapa pikiran dan memori seenak kucing menyebrang jalan melintas di pikiran saya. Dan kebetulan memori yang muncul pada pagi hari ini bercerita tentang saudara saya yang berada di desa. Apakah saya sebut desanya ? menurut saya tak perlu, clue nya hanya satu : dekat stadion kanjuruhan.

Ia adalah seorang anak lelaki desa kebanyakan. Tak terlalu mengikuti mode masa kini. Juga tak terlalu katrok juga. Intinya adalah ia  seperti pemuda desa lainnya. Memang untuk segi ekonomi ia agak kesulitan. Hidup dengan keluarga yang lengkap dan seorang nenek kadang juga menjadi beban tersendiri. Apalagi setelah sang kakek yang meninggal beberapa tahun yang lalu membuat ia mau tak mau juga menangung beban menghidupi sang nenek.

Sempat ia bercerita kepada saya keinginan ia untuk berkuliah. Tak terlalu muluk seperti menjadi dokter, teknik-teknik kimia, fisika, ataupun ilmu politik. Ia hanya ingin kuliah pada jurusan PAUD. PAUD sendiri bisa diartikan seperti pendidikan untuk sekolah dasar. Mungkin dari TK dan SD. Namun ia juga sadar bahwa hal tersebut sulit dicapai karena dana yang terbatas. Tapi bara api dimatanya belum benar-benar padam. Bara api akan hausnya terhadap pendidikan.

meskipun ia warga desa, bukan berarti pikiran nya masih apatis dan kaku. setahu saya ia tak pernah menyerah terhadap keadaan. Tak pernah sekalipun ia berpikiran akan menjalani hidup dengan apa adanya yang ia punya. Maksudnya tidak berusaha. Disamping selalu berdoa kepada Sang Maha Pencipta, ia juga mulai mencoba-coba mencari pekerjaan. Contoh kecil usaha ia adalah berjualan pulsa. Ia bercerita beberapa waktu yang lalu bahwa ia sedang sibuk menjadi penjaga konter pulsa di daerah sekitar rumahnya. Mungkin awal mula ia tak paham bagaimana cara mentransferkan pulsa namun ia selalu belajar. Sampai saat ini, ia telah berhasil membuka bisnis pulsanya sendiri sambil tetap menjaga konter. Mungkin bagi sebagian orang, pekerjaan ini dianggap remeh. “apa sih enaknya kerja jaga begituan” atau “untungnya berapa sih, paling gag gede” . saya sendiri jujur juga pernah berpikiran begitu. Tapi perlahan kemudian saya sadar. Memang saya sendiri bagaimana ? apakah saya sudah pernah berusaha mendapatkan uang dengan hasil jerih payah saya sendiri ? apa hak saya men-judge kerja seseorang yang bahkan saya sendiri belum pernah melakukannya ?

Pernah juga saya mendengar cerita dari ibu saya, ia sekarang selain menjadi penjaga konter juga membantu 
semacam lembaga pendidikan TK. Lagi-lagi saya geleng-geleng kepala. Tak habis pikir. Kebanyakan para pemuda-pemuda contohlah teman-teman saya sendiri, pasti tak ada sedikitpun yang berpikiran untuk menjadi guru TK, termasuk saya sendiri. GENGSI. Itu mungkin salah satu alasannya. Padahal jika kita pikir lebih jauh, apa salahnya menjadi guru TK ? bukankah hal tersebut merupakan pekerjaan mulia, benar-benar membimbing calon-calon anak bangsa dari kecil ? apakah gengsi dan kemuliaan sudah berubah persepsinya ? bukankah gengsi dipertahankan untuk mengejar kemuliaan ? atau mungkin yang dikejar adalah kemuliaan dalam hal kekayaan, jabatan dan kekuasaan ? menjadi seorang birokrat dan penghuni kursi DPR atau pengusaha kaya raya ? tak sadarkah bahwa kemuliaan itu hanya status belaka jika tak dibarengi dengan kemuliaan di depan Sang Pencipta langit dan bumi ?  ahh… saya juga tak tahu. Saya juga sudah muak dengan berbagai masalah Negara dan para birokrat-birokratnya. Saling sikut hanya untuk mengejar kemuliaan semu bernama “status” dan “jabatan”. Yang katanya Perjuangan atas nama rakyat ,bangsa dan Negara, namun  jika ditelisik lebih jauh hanyalah perjuangan untuk partainya semata.

Kembali ke saudara saya. Kegiatan sehari-harinya rupanya tidak hanya itu. Menurut ibu saya, ia setiap malam jumat selalu menyempatkan diri mengunjungi pondok pesantren di daerahnya. Tentu saja, untuk mengikuti pengajian rutin. Disini letak kekaguman diri saya terhadapnya naik secara drastis. Sesibuk-sibuknya ia mengurus anak kecil dan menjaga konter, tak pernah ia lupa kepada Sang Pencipta. Selalu berdoa agar apa yang ia kerjakan selalu diberi kelancaran, kemudahan dan jalan yang lapang. Berdoa agar cita-citanya (yang jujur saya sendiri belum tahu apa itu) dikabulkan oleh-Nya.

Dan menurut kabar terkini yang saya dengar, ia sudah sukses membuka usaha lagi, yaitu rental bermain playstation di rumah nenek saya. Dengan harga sewa perjam sebesar Rp 2000. Hebatnya lagi, biaya listrik rumah nenek saya ia yang bayar dari hasil uang itu.Impian saya sejak kecil ingin membuka usaha seperti itu berhasil ia langkahi terlebih dahulu. Dalam hati saya sangat kesal namun juga bangga dan bahagia. Saya bahagia bahwa usaha itu pasti akan laris manis mengingat permainan PS2 di desanya masih sangat digemari. Dan nenek saya juga pintar mengambil peluang dengan menjual aneka gorengan untuk menemani pelanggan bermain agar tidak kelaparan. Namun di satu sisi saya sangat kesal. Kesal sekali malahan. saya kesal kepada diri saya sendiri.

Mengapa di saat saudara saya sudah bisa menikmati atau mungkin (jika terus berkembang) sedang dalam proses menikmati jerih payah usahanya sedangkan saya sendiri masih menyusu kepada orang tua jika ada keperluan yang harus saya penuhi? Mengapa saya yang sudah berkuliah, yang waktu luangnya lebih banyak darinya malah belum berbuat apa-apa hanya untuk sekedar memenuhi kebutuhan saya sendiri ?  sebenarnya apa yang saya tunggu untuk mulai “bergerak” dan tak hanya berangan angin belaka ?
Pertanyaan itu terus berputar-putar di kepala seperti roda JupiterZ  yang terus berputar 360 derajat. melahap jalanan pagi hari , sedangkan sang matahari mulai semakin meninggi. Layaknya umur manusia…






Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Beberapa Lelaki...



Ada beberapa lelaki, yang membuat keputusan tanpa pikir panjang hanya untuk sebuah pengakuan.
Ada beberapa lelaki, yang memilih  kenikmatan maya daripada kenikmatan nyata
Ada beberapa lelaki, yang tergoyahkan keyakinan, hanya untuk nafsu dunia belaka.
Ada beberapa lelaki, yang membuat keputusan sulit dan kehilangan setengah jiwanya.
Ada beberapa lelaki, yang disisi putih, bersyukur lepas dari jerat sang hitam

Ada beberapa lelaki, yang mencoba melamar pekerjaan disetiap persinggahan yang dianggapnya menarik
Ada beberapa lelaki, yang sekali lagi tanpa pikir panjang, memaksakan kehendaknya.
Ada beberapa lelaki, yang terjatuh 2kali, dengan permasalahan yang sama.
Ada beberapa lelaki, yang merusak sebuah keharmonisan sebuah tali pertemanan.
Ada beberapa lelaki, yang telah termaafkan dan berakhir dengan senyuman  kembali.

Ada beberapa lelaki , yang bertemu dengan seorang dewi terbungkus kain penutup kepala yang elok.
Ada beberapa lelaki, yang terkesan dengan senyuman lepas dan keindahan sebuah dialek bahasa.
Ada beberapa lelaki, yang ingin mencoba berenang lebih dalam setelah melihat arus cukup baik untuk diselami
Ada beberapa lelaki, yang hanyut dalam arus dan terbuai dalam sebuah harapan.
Ada beberapa lelaki, yang secara tak sadar telah termakan umpan lambung yang tak sengaja dilepas.
Ada beberapa lelaki, yang sudah siap menyambut, dan mengkonversikannya menjadi sebuah goal kemenangan
Ada beberapa lelaki, yang tak sadar, bola sudah diamankan oleh sang penjaga berwujud tak nyata.
Ada beberapa lelaki, yang terhempas ke bumi tak kuasa menerima kenyataan.
Ada beberapa lelaki, yang merutuk sendiri, mengapa tak tersadarkan sebelum menyelam pada kedalaman.
Ada beberapa lelaki, yang terselimur oleh pilihan antara hitam terbungkus putih, atau putih terbungkus hitam.
Ada beberapa lelaki, mencoba pakai sudut pandang jikalau menjadi sang penjaga.
Ada beberapa lelaki, yang akhirnya belajar untuk tak mencoba merusak tali yang mungkin sudah renggang.
Ada beberapa lelaki, yang menganggap kepahitan merupakan persiapan menuju manisnya gula kehidupan
Ada beberapa lelaki, yang percaya suatu saat kemanisan akan datang menghampiri,  dengan cara yang terduga.
Ada beberapa lelaki, yang tersenyum kecil dan sesekali menggelengkan kepala, kepada setiap memori ingatan bait kisahn ya.
Ada beberapa lelaki, yang semakin mantap berjuang, mencari kemanisan sebuah kata sakral.
Ada beberapa lelaki, mengerucut menjadi seorang lelaki saja.
Dan lelaki itu adalah….







Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Saturday, 30 March 2013

Best day ever in My life





WOI..
Selamat siang ke 30 dalam bulan maret. Saya sungguh tak menduga hari paling bahagia bagi keluarga saya utamanya adek dan ayah saya bisa menjalar terhadap diri saya. Jadi hari ini adalah hari ulang tahun ke 14 adek saya dan ke 49 bagi ayah saya. Tentu saya bahagia telah memiliki mereka lengkap dan utuh sampai sekarang. Love forever for them :*

Namun saya sungguh tak menyangka hari ini juga menjadi hari bahagia bagi diri saya. Di tengah berbagai masalah yang menerpa baik hati maupun  pikiran, konflik dengan teman baik saya, maupun masalah yang berhubungan dengan kuliah sukses membuat pikiran saya terkuras dalam beberapa hari terakhir. Dan pada akhirnya, saya bersyukur kepada Allah SWT telah memberikan jalan keluar terbaik bagi setiap masalah yang ada. Menurut saya, semua masalah telah berakhir dan kembali dari nol :D

Pada hari ke 11 bulan maret saya sempat menduga-duga hal-hal apa yang akan dilakukan para teman baik saya. Dan hasilnya ? mungkin saya bisa berkecil hati mengingat tak ada apapun pada hari itu hehehe..

Namun Tuhan memang selalu memiliki rencana bagi setiap hambanya yang mau bersabar. Dan kasih sayang tuhan itu hadir pada hari ini. Ketika asik ngerjain tugas dan badan dengan wanginya masih rembes, datang 2 orang wanita yang mungkin kalo saya tak liat dulu siapa pasti sudah saya anggap pengemis wkwkwkwkwk (maaf rek :p). Mereka datang tanpa sms atau apapun dan sungguh saya sangat terkejut. Tanpa babibu mereka masuk dan minta minum. Saya yang kaget tak sadar kalo persediaan air dirumah saya lagi habis. Sempat berpikir mau ngasih air keran... ( wkakaka), akhirnya dahaga mereka terpuaskan. Dan tiba-tiba.....
Mereka langsung saja memberikan sesuatu yang bernama KADO !!  iya apalah itu namanya. (iya saya seumur hidup belum pernah dikasih bungkusan beginian :p) dan saya tak dapat menyembunyikan perasaan senang saya. Belum sempat saya mau beli-belikan makanan (kebetulan kue2 habis dirumah), belum sempat saya peluk mereka (emang gelem rek ? :p) eh mereka keburu pulang. Ahh kecewa sayaa. Sudah lama ga ketemu bareng2 eh kok pulangnya cepet , tapi gapapa, dikunjungi pun saya sudah sangat senaaaaang :D

Tapi..
kecewa ini ga berlangsung lama, saat saya buka kadonya, saya sungguh gabisa ngomong apa2 (iya ini beneran ga disetting) tau kenapa ? ya karena kayak begini nih kadonya >>


  
                                                                           speechless




 

dan ada nama blog saya juga dibelakangnya :))))



THEY KNOW TO MAKE HIS FRIEND HAPPY :*





 Seketika itu juga Saya langsung aja sms mereka dan misuh-misuhi. “JUANCUUUK kadone kok uaaapiiiikkk nemen reeeek :****”
ga peduli saya yang baca itu kebetulan mama mereka atau siapa, saya tak peduli, rasakan !! suruh sapa telah membuat saya sebahagia ini :))

Dan... ternyata ada kejutan lain juga, tau apa ?  ga hanya 2 orang yang ngasih, eh ternyata itu 4orang coyy, hororr banget kalau kalian tau itu kertas ucapan hampir saya buang karena kececeran gitu di lantai waktu buka kadonya wkwkwkwk xp (maafkan, saya khilaf), dan begitu saya buka, saya sibuk berpikir keras bibir sapa yang akan saya cium dari kartu itu, WUAKAKAKAK bibir mana bibir :3


Anyway, thanks banget buat ciripa + pesti yang udah jauh-jauh dari patrang, tegal besar ke mangli berdua layaknya pasangan mau nyebarin undangan nikah (iya teriaknya itu), thanks banget juga buat kadonya, ian +  teteh, it’s my pleasure to wearing  your gift and to be your friend :) ,thanks banget buat hira yang udah repot-repot ngerjain tugasny ane :p, thanks dan thanks juga buat temen-temen ECPOSE, septian, mas adi, mas gin, mas ipang, mbak manda, mbak dan mas-mas yang lainnya, it’s my pleasure too to be a part of big family ECPOSE :*, makasih juga buat temen-temen SMP, nge-PES dengan kalian merupakan hal yang membahagiakan menurutku hehe, dan terimakasih juga buat anak-anak F.B.I. >> karin, pipis, ines dan semuanya yang udah repot-repot ngepost di grup kelas, really miss you all :*

Dan tak dapat dipungkiri, ini adalah ulang tahun saya yang paling berkesan selama saya hidup 19 tahun di dunia. LOVE YOU ALL {}


eits, mungkin pada kesempatan baik ini saya ingin mengkalrifikasi (siah kok macak eyang subur aje). iya mengkalrifikasi salah satu ucapan beberapa hari yang lalu kepada teman baik saya :

"Friendship is always easy to start but hard to be a bond of friendship. necessary adaptations, sincerity, and others. I knew I had made a mistake. but I'm ready to start again, re-adapt and become a part of you all :)"


Bye!!



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer